Site Loader

BAB
I

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

A.    Latar
Belakang Masalah

 

Pertumbuhan
pembelian sandang  pada era saat ini
sangat pesat . Sandang atau pakaian tidak lagi dianggap sebagai barang yang
tidak penting  namun sekarang mayoritas
masyarakat memperhatikan cara berpakain seseorang.Namun banyaknya produsen
sandang mengkabitkan persaingan yang ketat dengan itu strategi pemasaran sangat
perlu diterapkan  Menurut (Swastha, 2006)
mengatakan bahwa: “Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang
dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang
menciptakan pertukaran dalam pemasaran”. Definisi menurut (Swastha. 2007) :
Promosi adalah komunikasi non individu dengan sejumlah biaya, melalui berbagai
media yang dilakukan oleh perusahaan, lembagalembaga non laba serta
individu-individu”. Menurut (Tjiptono, 2002) promosi adalah: Aktivitas
pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk dan
mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia
menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang
bersangkutan.

Dari
uraian definisi promosi menurut beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan
bahwa promosi adalah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dengan jalan
mempengaruhi konsumen secara langsung ataupun tidak langsung untuk meningkatkan
omzet penjualan melalui penciptaan pertukaran dalam pemasaran barang.Tujuan
daripada promosi adalah untuk memperkenalkan barang hasil produksi, dengan
tujuan agar konsumen membeli hasil produksinya.Dengan demikian volume penjualan
dapat meningkat, dan juga dapat meningkatkan laba perusahaan.Hal ini dapat
dicapai oleh suatu perusahaan bila promosi yang dijalankan benar-benar tepat
sehingga pelaksanaan promosi dapat berhasil seefektif mungkin. Promosi
sangat
pentinguntuk memberi penawaran – penawaran yang menarik terhadap
konsumen .
Promosi menjadi pendorong seseorang untuk memberikan kesan menarik atau minat beli terhadap konsumen .
Matahari departement store merupakan salaement
store yang menjual segala macam sandang dari baju , sepatu , celana dan lain
sebagainnya . Matahari  Departement Store
cukup
terkenal di kota Malang, dari segi  produk
yang kekinian sampai
pelayanannya cukup baik namun akhir – akhir ini
Matahari berkurang minat beli pelanggan diakibatkan maraknya e-commerce /
olshop.

Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis mengambil
judul “Pengaruh promosi terhadap minat beli”

 

B.     Identifikasi
Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan sebelumnya maka
dapat diidentifkasi beberapa masalah sebagai berikut:

1.       
Strategi Pemasaran untuk memenangkan
pasar

2.       
Bersarnya dampak E-Commerce terhadap penjualan
produk hasil dari UMKM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

 

LANDASAN
TEORI, KERANGKA BERPIKIR,

DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

Penelitian
Terdahulu

Penelitian-penelitian
yang berhubungan dengan promosi menunjukkan hasil yang beraneka ragam sebagai
berikut:

 

No

Penelitian Terdahulu

Uraian

 
 

Judul penelitian

Pengaruh promosi terhadap keputusan
Pelanggan menggunakan kartu mentari
Pada pt. Indosat tbk. Medan

Tujuan Penelitian

untuk
mengetahui pengaruh faktor budaya
terhadap
keputusan konsumen dalam pembelian Kartu Mentari. Untuk mengetahui pengaruh
faktor pribadi terhadap keputusan konsumen dalam pembelian Kartu Mentari,
untuk mengetahui pengaruh faktor sosial terhadap keputusan konsumen dalam pembelian
Kartu Mentari dan untuk mengetahui pengaruh faktor psikologis
terhadap
keputusan konsumen dalam pembelian Kartu Mentari

Metode Penelitian

digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis data
kuantitatif,
yakni menguji dan menganalisis data dengan perhitungan angka-angka
dan
kemudian menarik kesimpulan dan pengujian tersebut

Hasil Penelitian

Dari hasil
analisis terlihat bahwa nilai KMO MSA (Keiser Meyer Olkin
Measure of
Sampling Adequacy)
pada tabel adalah 0.525. Hasil menunjukkan
bahwa
instrumen valid karena nilai KMO MSA (Keiser Meyer Olkin Measure of
Sampling
Adequacy)
melebihi batas signifikansi 0.50. Selain itu,
dengan
signifikansi 0,000
diambil
kesimpulan bahwa instrumen cukup valid.

 

 

Pemasaran
merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menjalin hubungan dengan
pelanggan dan mengelola hubungan yang menguntungkan (Kotler and Armstrong
2008:5). Dua sasaran pemasaran untuk menarik pelanggan baru dengan menggunakan
keunggulan nilai serta menjaga dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
Cannon, et al (2008:6) . Oleh karena itu dari penjelasan diatas
memberitaukan bahwasannya pemasaran merupakan tombak terbebsar untuk melakukan
pemasarana antara konsumen dan produsen . Dan dalam Bauran Pemasaran (Marketing
Mix) Untuk memenangkan persaingan pasar yang bertujuan untuk menarik
sebanyakbanyaknya pelanggan dan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
Perusahaan perlu memiliki strategi yang tepat dalam proses pemasarannya. Bauran
pemasaran (marketing mix) adalah kumpulan alat pemasaran taktis yang terkendali
dan dipadukan perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan di pasar
sasaran (Kotler and Armstrong 2008:62). Bauran pemasaran terdiri dari semua hal
yang dapat dilakukan perusahaan, terdapat “4 P” dalam bauran pemasaran terdiri
dari :

1)      Produk
(Product)

 Produk terdiri dari produk barang dan produk
jasa, produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan produsen kepada konsumen
untuk diperhatikan, di cari, di beli, digunakan, ataupun di konsumsi oleh pasar
untuk pemenuhan kebutuhan atau keinginan (Tjiptono, 2006:95).

2)      Harga
(Price)

Menurut
Kotler and Armstrong (2008:63) harga adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan
oleh konsumen untuk memperoleh produk barang atau jasa yang diinginkan. Dalam
penetapan harga, manajemen harus menetapkan harga sesuai dengan produknya.
Keputusan penetapan harga di pengaruhi oleh kekuatan perusahaan, lingkungan,
dan persaingan yang kompleks serta mengagumkan (Kotler and Armstrong, 2008:4)

3)      Saluran
Distribusi (Place)

 Tempat merupakan suatu wadah dilakukannya
kegiatan perusahaan untuk membuat produk dan menyalurkannya kepada konsumen.
Tjiptono (1997:185) pendistribusian merupakan kegiatan pemasaran yang bertujuan
untuk memperlancar dan mempermudah penyaluran serta penyampaian produk barang
atau jasa kepada konsumen. Dalam proses pendistribusian adapun lembaga-lembaga
yang ikut serta dalam saluran distribusi seperti produsen, pedagang serta agen,
dan konsumen akhir atau pemakai akhir. urnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 38
No. 2 September 2016| administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id 187

4) Promosi (Promotion)

Serangkaian aktivitas mengenai
penyampaian manfaat, fungsi, dan kegunaan produk kepada konsumen yang bertujuan
untuk membujuk dan menarik konsumen agar membeli dan menggunakan produk
tersebut. Promosi adalah suatu bentuk komunikasi yang digunakan oleh perusahaan
atau pemasar untuk memberitahukan informasi mengenai produk barang ataupun jasa
image (bayangan), gagasan (ide) atau keterlibatan perusahaan dan masyarakat
yang bertujuan agar menerima dan melakukan perbuatan sebagaimana yang
dikehendaki oleh perusahaan (Swastha, 2005:349).

Promosi

Salah satu cara
perusahaan dalam memperkenalkan produk yang dimiliki adalah dengan menggunakan
promosi. Boyd, et al (2000:65) dari pernyataan tersebut menggambarkan
bahwasannya promosi sangatlah penting dan merupakan salah satu upaya untuk
menarik para konsumen dengan meggunakan macam – macam strategi dalam pemasaran
ketika srategi promosi berhasil diterapkan maka output yang diiginkan kurang
lebih akan tercapai . Boyd, et al (2000:65) menyebutkan bahwa perusahaan
mengembangkan strategi promosi melalui bauran promosi yang terdiri dari:

1) Iklan (advertising) adalah suatu bentuk presentasi dan promosi
gagasan, produk barang dan jasa non-pribadi yang di bayar oleh sponsor
tertentu.

2) Penjualan perorangan (personal selling) adalah suatu proses
membantu dan membujuk satu atau lebih calon konsumen untuk membeli produk
barang atau jasa.

3) Promosi Penjualan (sales promotion) adalah suatu kegiatan
insentif yang di buat untuk mendorong pembelian atau penjualan sebuah produk.
Promosi penjualan dilakukan dalam periode waktu tertentu atau dalam periode
waktu yang singkat.

4) Hubungan
masyarakat (public relations) merupakan stimulasi permintaan yang tidak
di bayar dan non-pribadi atas sebuah produk, jasa atau unit bisnis dengan
menghasilkan berita-berita menarik tentang hal tersebut atau presentasi yang
disukai tentang hal tersebut di media.

Bauran promosi merupakan salah satu strategi
yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam mempromosikan produknya.
Mempromosikan produk kepada konsumen adalah cara dari perusahaan untuk memberikan
informasi mengenai produk yang dimiliki.

 

 

Promosi Penjualan

Promosi penjualan
merupakan kegiatan pemasaran selain penjualan pribadi, periklanan, dan
publisitas yang mendorong pembelian konsumen serta evektifitas penyalur (Boyd, et
al. 2000:89). Pemasar menggunakan promosi penjualan konsumen (consumer
sales promotion) yang berbeda untuk produk baru dan merek yang sudah mapan.
Untuk produk baru, pemasar memberikan sampel, kupon, dan pendanaan ulang. Untuk
produk lama perusahaan menggunakan diskon (Boyd, et al. 2000:89), yang
terdiri dari:

1) Promosi potongan harga (price-off promotions) merupakan salah
satu bentuk promosi yang sangat sederhana. Promosi potongan harga adalah
pengurangan harga sementara terhadap produk yang telah ditetapkan di awal .

2) Premium (premiums) adalah salah satu upaya untuk menarik
pembeli dengan menawarkan produk barang atau jasa secara cuma-cuma dengan harga
yang sudah dikurangi untuk mendorong pembelian produk yang lain.

3) Sayembara atau
perlombaan (sweepstakes or contests) Sayembara menawarkan hadiah
berdasarkan peluang yang ada , konsumen bersaing untuk mendapatkan hadiah
berdasarkan keahliannya yang dipunya. Akan tetapi sayembara atau perlombaan biasanya
membutuhkan bukti pembelian atau tanda bukti lain yang disediakan oleh
penyalur.

Penerapan promosiuntuk  penjualan yang digunakan perusahaan dalam
persaingan harga menggunakan diskon atau potongan harga  dapat menambah pendapatan dalam periode waktu
tertentu sesuai dengan kebijakan perusahaan. Dalam penelitian ini yang menjadi
fokus bahasan adalah mengenai diskon. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat
disimpulkan bahwa promosi penjualan yang berupa diskon merupakan suatu kegiatan
dan upaya untuk menarik minat  konsumen.
Promosi penjualan yang  berupa diskon
dilakukan dengan memberikan potongan harga pada produk yang diperdagangkan
dalam periode waktu tertentu. Strategi tersebut diharapkan mampu memberikan
keuntungan untuk perusahaan .

Diskon

Tjiptono (1997:166) berpendapat bahwa
diskon merupakan potongan harga yang diberikan penjual kepada pembeli sebagai
wujud penghargaan atas aktivitas tertentu dari pembelian yang menyenangkan bagi
penjual. Gitosudarmo (2000:233) jadi diskon adalah harga yang lebih rendah dari
hrga awal yg telah ditetapkan dan dengan jangka waktu yang ditetapkan . Kotler and
Armstrong (2008:9) mendefinisikan diskon merupakan pengurangan harga
langsung terhadap suatu pembelian dalam periode tertentu. Biasannyan diskon
ditetapkan dalam  jangka waktu yang
ditetapkan dan hanya barang – barang telah di tetapkan juga .

Minat
Beli

Kotler (2002:15) mendefinisikan minat
beli merupakan perilaku yang timbul sebagai respon terhadap suatu objek yang
menunjukkan keinginan pelanggan untuk melakukan pembelian. Menurut Durianto, et
al (2003:109) minat beli merupakan suatu yang berhubungan dengan rencana
konsumen membeli suatu produk tertentu, serta seberapa banyak unit yang
dibutuhkan pada periode tertentu. Minat merupakan kecenderungan hati yang
tinggi terhadap sesuatu yang diinginkan . Populasi dalam
penelitian ini adalah konsumen Matahari Department Store JL. Kyai Tamin
Kompleks Pasar Besar, Malang Jawa Timur. Jumlah konsumen Matahari Department
Store.

BAB III

 

BAB
III

METODOLOGI
PENELITIAN

A.      METODOLOGI PENELITIAN

Jenis
penelitian ini menggunakan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian survei. Penelitian survei merupakan penelitian dengan
mengambil sampel dalam satu populasi, selanjutnya menggunakan kuesioner sebagai
alat pengumpul data pokok (Singarimbun, 2002:3). Penelitian survei yang
digunakan bersifat penjelasan

B.           
Waktu
dan Tempat Penelitian

Penelitian
ini akan dilakukan di Departement
Store Matahari Malang Town Square Malang

C.          
Variabel
Penelitian

1.        
Variabel Dependen

     Dalam penelitian ini menetapkan variabel
dependen atau variabel terikat yaitu Promosi.

2.        
Variabel Independen

     Dalam penelitian ini menetapkan variabel
independen atau variabel bebas yaitu Minat Beli.

D.     
Populasi
dan Sampel

a)   
Subyek penelitian yaitu pembeli di Matahari Malang Town
Square Penentuan berapa banyak sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik
probability sampling yaitu simple random sampling atau pengambilan sampel
secara acak. Penelitian ini memilih menggunakan simple random sampling karena
salah satu variabel yang dituju adalah konsumen. Tidak ada karakteristik
tertentu yang perlu diperhatikan dalam pemilihan sampel. Selain itu juga
penggunaan tehnik tersebut menjadi lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang
lama.

b)      Dalam
penelitian ini mengambil  sejumlah 20 pembeli sebagai sampel.

 

E.      
Data
dan Sumber Data

Dalam penelitian ini menggunakan data
kualitatif dan data kuantitatif. Sedangkan sumber data diperoleh dari hasil
survey yang menyebarkan kuisioner pada Matahari Malang Town Square

F.      
Teknik
Pengumpulan Data

a)       
Dilihat dari sifat yaitu menggunakan
data kualitatif

b)       
Dilihat dari sumber data tersebut yaitu
menggunakan primary atau mendapatkan data langsung dari sumber yang
bersangkutan.

c)       
Cara pengumpulan data menggunakan
peneliti pasif. Peneliti pasif yaitu menggunakan kuisioner. Penyebaran
kuisioner dilakukan secara langsung agar data yang diperoleh lebih dapat
dipercaya.

 

G.     
Teknik
Analisis Data

Penelitian
ini menggunakan teknik pengukuran data skala deskriptif yang mengikuti bentuk
skala likert berdasarkan hasil data dari kuisioner yang disebar.

H.      Uji Instrumen Data

Penelitian
ini menggunakan data primer. Mengingat pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan kuesioner yaitu dengan memberikan pertanyaan secara tertulis kepada
responden dan kemudian responden memberikan tanggapan atau opini. Dalam
pemberian kuisioner ini kejujuran responden dalam menjawab pertanyaan-pertayaan
merupakan hal yang sangat penting. Kuesioner dalam penelitian ini menggunakan
skala likert. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan dua macam pengujian yaitu uji validitas dan uji realibilitas.

1)                 
Uji validitas

Arikunto (2006) menyatakan bahwa
validitas merupakan suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan
atau kesahihan suatu instrumen. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai
validitas yang tinggi, sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti mempunyai
validitas rendah.

Uji validitas bertujuan untuk
menyatakan sejauh mana kuisioner akan mengukur dengan apa yang diukur.
Tes  memiliki  validitas  yang   tinggi 
jika  hasilnya  sesuai dengan  kriteria,  dalam  arti 
memiliki  kesejajaran  antara  tes  dan  kriteria.
Dalam pengujian validitas menggunakan program aplikasi SPSS (statistical package for social science)
yaitu sebuah program komputer yang digunakan untuk membuat analisis statistika.
Uji validitas ini dilakukan untuk memastikan bahwa masing masing pertanyaan
yang dijukan pada responden telah dinyatakan valid atau tidak dengan
menggunakan koefisien korelasi.

2)                 
Uji Reabilitas

Setelah melakukan uji validitas,
selanjutnya melakukan uji reabilitas yang bertujuan untuk mengetahui
konsistensi hasil pengukuran variabel. Pengukuran ini akan menunjukkan sejauh
mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Suatu hasil pengukuran hanya dapat
dipercaya apabila dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran terhadap kelompok
subjek yang sama, diperoleh hasil pengukuran yang relative sama, selama aspek
yang diukur dalam diri subjek memang belum berubah (Djaali,2008).

Pemeriksaan reliabilitas dapat dilakukan
dengan dua cara, yang pertama adalah pemeriksaan reliabilitas eksternal.
Reliabilitas ini diperoleh dengan menguji coba ulang kuesioner pada responden
yang sama, kemudian hasil dari uji coba yang pertama dikorelasikan dengan hasil
uji coba yang kedua sehingga teknik ini juga disebut sebagai teknik single test
double trial. Cara ini memakan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Untuk
mengatasinya, dilakukan pemeriksaan reliabilitas internal. Reliabilitas
internal diperoleh dengan cara menganalisis data dari satu kali hasil
pengetesan (Arikunto, 2006).

 

I.        
Teknik
Analisis Data

Tujuan dari analisis data adalah untuk
mendeskripsikan sebuah data sehingga bisa di pahami, dan juga untuk membuat
kesimpulan atau menarik kesimpulan mengenai karakteristik populasi yang
berdasarkan data yang diperoleh dari sampel, yang biasanya ini dibuat dengan
dasar pendugaan dan pengujian hipotesis.

Teknikanalisis data dalam penelitian ini menggunakan program
SPSS (Statistical Product and Service Solution)
untuk menganalisis dengan menggunakan analisis statistika. Analisis menggunakan
SPSS akan lebih mudah, mendapatkan data yang akurat, dan juga tidak membutuhkan
waktu yang lama.

J.       
Pengujian
Hipotesis

Menurut R. A. Fisher (1925), Uji hipotesis adalah metode
pengambilan keputusan yang didasarkan dari analisis data, baik dari percobaan
yang terkontrol, maupun dari observasi (tidak terkontrol). Dalam statistik sebuah hasil bisa dikatakan signifikan secara
statistik jika kejadian tersebut hampir tidak mungkin disebabkan oleh faktor
yang kebetulan, sesuai dengan batas probabilitas yang sudah ditentukan sebelumnya.

Dalam pengujian hipotesis menurut Furchan (2007) peneliti harus:

a.        
Menarik
kesimpulan tentang konsekuensi-konsekuensi 
yang akan dapat diamati apabila hipotesis tersebut benar.

b.       
Memilihmetode-metodepenelitian
yang akan memungkinkan pengamatan, eksperimentasi, atauprosedur lain yang
diperlukan untuk menunjukkan apakah akibat-akibat tersebut terjadi atau tidak,
dan

c.        
Menerapkan
metode ini serta mengumpulkan data yang dapat dianalisis untuk menunjukkan apakah
hipotesis tersebut didukung oleh data atau tidak

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Erica!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out